Selasa, 18 September 2012

Organ Sistem Pencernaan Pada Manusia

Organ Sistem Pencernaan Pada Manusia

Organ Sistem Pencernaan Pada Manusia -  Info Terbaru, sebelumnya Pengertian Sistem Pencernaan Pada Manusia, Jenis-Jenis Proses Pencernaan Pada Manusia
Mari kita lanjutkan pembahasan tentang Organ Sistem Pencernaan Pada Manusia seperti yang kita ketahui bahwa organ pencernaan manusia sangat penting mengingat tanpa ada nya organ pencernaan maka proses cerna makanan pun akan sulit.
setelah sebelumnya menmbahas tentang pengertian dan jenis-jenis pencernaan pada manusia kali ini kita akan mebahas tentang "Organ Sistem Pencernaan Pada Manusia".

Organ Sistem Pencernaan Pada Manusia

Rongga mulut :
  • Gigi
  • Lidah
  • Kelenjar air liur (saliva)


a. Gigi

Terbetuk dari tulang gigi (dentin). Strukturnya terdiri dari makhota gigi, leher, dan akar gigi.

Ada 3 macam gigi pada manusia, yaitu:
  • Gigi seri ( berfungsi untuk memotong makanan)
  • Gigi taring(berfungsi untuk mengoyak makanan)
  • Gigi geraham(berfungsi untuk mengunyah makanan)
Pada anak - anak disebut gigi susu (20 buah) sedangkan pada orang dewasa gigi tetap (38 buah). Pencernaan makanan pada gigi disebut pencernaan mekanis.

b. Air Liur

Pada mulut ada 3 kelenjar saliva, yaitu parotis, sublingualis, dan submandibularis. Air liur mengandung enzim ptialin dan amilase. Pencernaan pada mulut yang dibantu air liur disebut pencernaan kimiawi.

c. Lidah

Berfungsi menempatkan makanan di antara gigi sehingga akan untuk mudah dikunyah.

d. Kerongkongan (Esofagus)

Berfungsi sebagai jalan bolus dari mulut menuju lambung. Bagian dalam kerongkongan selalu basah oleh cairan yang dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar yang terdapat pada dinding kerongkongan untuk menjaga agar bolus menjadi basah dan licin.
Keadaan ini akan mempermudah bolus bergerak melalui kerongkongan menuju ke lambung. Bergeraknya bolus dari mulut ke lambung melalui kerongkongan disebabkan adanya gerak peristaltik pada otot dinding kerongkongan.
Gerak peristaltik dapat terjadi karena adanya kontraksi otot secara bergantian pada lapisan otot yang tersusun secara memanjang dan melingkar.

e. Lambung

Lambung terdiri atas tiga bagian sebagai berikut :
  • Bagian atas disebut kardiak, merupakan bagian yang berbatasan dengan esofagus.
  • Bagian tengah disebut fundus, merupakan bagian badan atau tengah lambung.
  • Bagian bawah disebut pilorus, yang berbatasan dengan usus halus.
Daerah perbatasan antara lambung dan kerongkongan ter dapat otot sfinkter kardiak yang secara refleks akan terbuka bila ada bolus masuk. Sementara itu, di bagian pilorus terdapat otot yang disebut sfinkter pilorus. Otot-otot lambung ini dapat berkontraksi seperti halnya otot-otot kerongkongan. Apabila otot-otot ini berkontraksi, otot-otot tersebut menekan, meremas, dan mencampur bolus-bolus tersebut menjadi kimus (chyme).

f. Usus Halus

Usus halus merupakan saluran berkelok-kelok yang panjangnya sekitar 6–8 meter, lebar 25 mm dengan banyak lipatan yang disebut vili atau jonjot-jonjot usus. Vili ini berfungsi memperluas permukaan usus halus yang berpengaruh terhadap proses penyerapan makanan.

g. Usus besar

Usus besar atau kolon memiliki panjang ± 1 meter dan terdiri atas kolon ascendens, kolon transversum, dan kolon descendens. Di antara intestinum tenue (usus halus) dan intestinum crassum (usus besar) terdapat sekum (usus buntu).
Pada ujung sekum terdapat tonjolan kecil yang disebut appendiks (umbai cacing) yang berisi massa sel darah putih yang berperan dalam imunitas.

Sekian pembahasan tentang Organ Sistem Pencernaan Pada Manusia, mohon maaf bila penjelasan dari blog Info Terbaru kurang detail. Semoga bermanfaat :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...