Jumat, 30 Maret 2012

No Boots For the Puss (Box Office 28 – 30 Oktober 2011)


01. Puss in Boots, $34.000.000, $34.000.000
02. Paranormal Activity 3, $18.530.000, $81.305.000
03. In Time, $12.000.000, $12.000.000
04. Footloose, $5.400.000, $38.443.000
05. The Rum Diary, $5.011.000, $5.011.000
06. Real Steel, $4.702.000, $73.860.000
07. The Three Musketeers, $3.500.000, $14.800.000
08. The Ides of March, $2.700.000, $33.496.000
09. Moneyball, $2.400.000, $67.421.000
10. Courageous, $1.800.000, $27.644.000

Puss in Boots ternyata tidak sehebat temannya si ogre hijau Shrek. Walaupun ia merupakan salah satu karakter favorit orang-orang, si kucing yang matanya membuat banyak orang menjerit imut di tahun 2004 itu tak cukup perkasa menggawangi filmnya sendiri. Opening weekend sebesar 34 Juta USD sekilas terlihat besar tapi sebenarnya merupakan opening film animasi terkecil dari Dreamworks dalam waktu lama.

Bagaimanapun para penggemar Puss tak perlu berkecil hati sebab film animasi biasanya memiliki longetivity yang panjang. Harapan film ini menembus 100 Juta USD sama sekali belum padam, apalagi karena reviewnya yang bagus ditambah dengan perilisan yang dekat dengan Halloween membuat banyak anak mungkin memilih trick or treat ketimbang menontonnya. Banyak kalangan memprediksi akan ada penurunan sangat kecil bagi Puss (beberapa bahkan memprediksi weekend yang lebih besar) di minggu keduanya.
Sang jawara pekan lalu Paranormal Activity 3 tumbang sebesar hampir 65% menuju 81 Juta USD. Tetap saja hasil itu lumayan bagus dan cukup untuk menempatkannya di posisi kedua. Masuk angka 100 Juta USD saat ini tinggal konfirmasi waktu saja, apalagi dengan boosting di hari Senin yang adalah hari Halloween. Dijamin banyak orang yang ingin ketakutan menjajal menonton film Paranormal Activity 3 ini. Sungguh hasil menguntungkan bagi film yang cuma bermodal 5 Juta USD ini.
Selain Puss in Boots ada dua film baru lain yang tak terlalu sukses muncul di pekan ini. In Time adalah film sci-fi dari Justin Timberlake yang kurang sukses di pasaran. Justin tahun ini cukup sibuk sudah tampil di tiga film: Bad Teacher, Friends With Benefits, dan In Time ini, apa jangan-jangan banyak orang mulai merasa bosan melihat wajahnya di layar lebar? Atau memang konsep sci-fi film ini yang kurang menjual? Hem, kita lihat saja nanti ketika filmnya tayang di minggu mendatang di Indonesia.
Satu lagi film yang kurang sukses digawangi oleh Johnny Depp dalam The Rum Diary. Ini sekali lagi membuktikan bahwa pasar menyukai Depp ketika ia bermain sebagai tokoh yang aneh-aneh ala Mad Hatter, Willy Wonka, atau Jack Sparrow. Tiap kali ia bermain dalam film-film yang normal: Public Enemies, The Tourist, sampai The Rum Diary ini maka film-filmnya pasti kurang sukses secara finansial di box office. Kenapa ya? Apa penonton gerah kalau menonton Depp si aktor normal?

Sumber : google.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...