Monday, February 20, 2012

Isha Nembhard:"Gangster wanita Ikhlas diperkosa demi sebuah pengakuan!

Ilustrasi : Gangster wanita
Isha Nembhard:"Gangster wanita Ikhlas diperkosa demi sebuah pengakuan!. Fakta mengejutkan ini diungkap oleh seseorang mantan gangster wanita, Isha Nembhard. Ia adalah seorang gangster wanita dari sebuah gangster jalanan ibukota Inggris, London. Ia mengatakan perempuan yang menjadi anggota geng jalanan harus mau menerima pelecehan seksual bahkan pemerkosaan yang biasa dilakukan oleh para anggota geng pria.

Hal itu, menurutnya merupakan hal yang lumrah terjadi di dalam dunia gengster. Seperti yang ia alami ketika masih menjadi anggota geng terkuat di wilayah Peckham, Selatan Kota London, Inggris. Menurut Isha, dirinya kerap menerima pelecehan dan pemerkosaan yang dilakukan oleh anggota geng pria. Hal itu ia terima, agar dirinya mendapat pengakuan agar bisa diterima menjadi anggota geng.

"Ini tentang rasa percaya diri yang rendah, dan keinginan untukmendapatkan perhatian. Bahkan jika mereka tahu itu salah, mereka akan melakukannya untuk mendapatkan penerimaan," ujar Isha.(Dailymail, Senin 20/2/2012).

"Banyak anak perempuan, seperti melacurkan diri mereka, dan memiliki hubungan seksual di dalam geng atau sindikat dan diperlakukan dengan cara yang buruk. Misalnya, gadis itu mungkin tahu tentang apa yang terjadi pada anak perempuan yang ada di geng, tapi mereka tetap tidur dengan semua pria anggota geng hanya untuk status," lanjutnya.

Ironisnya, beber Isha, para wanita gengster itu tidak bisa berbuat banyak. Perlakuan tersebut harus diterima oleh mereka dengan lapang dada, ungkapnya. The Met memperkirakan 250 kelompok kriminal aktif di London, Inggris, bertanggung jawab untuksatu dari tujuh kasus perkosaan yang dilaporkan.

NSPCC mengatakan sepertiga remaja putri telah dipaksa terlibat aktif dalam aktifitas seksual, sedangkan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Race On The Agenda charity,mengungkapkan pemerkosaan digunakan sebagai bentuk hukuman bagi anggota geng wanita. Keberadaan gangster yang meresahkan ini pun ditanggapi dengan sangat serius oleh pemerintah Inggris. Hal ini dibuktikan oleh pemerintah Inggris dengan  menggelontorkan1.2 miliar Pounsterling untuk mengatasi masalah ini.


terbaru5.blogspot.com

No comments:

Post a Comment