Selasa, 14 Februari 2012

Pro dan kontra Hari Valentine serta hukumnya dalam Islam


Tanggal 14 Februari memang sangat identik dengan Hari Kasih Sayang atau yang biasa disebut Hari Valentine (Valentine's Day). Hari Valentine yang selalu bertemakan kasih sayang dan identik dengan warna yang serba merah jambu (pink) memang begitu marak di Indonesia dan menjadi sebuah polemik budaya "terselubung"  namun meriah diperingati.

Meskipun begitu, ternyata sebagian besar diantaranya pun tidak tau persis apa sebenarnya Hari Valentine itu. Dan untuk lebih jelasnya mengenai Hari Valentine bisa langsung dilihat disini sebagai sumber referensi.

Sebagian ulama, budayawan dan juga tokoh-tokoh masyarakat menganggap Hari Valentine adalah bukan budaya Indonesia dan jauh dari adab "ketimuran". MUI (Majelis Ulama Indonesia) pun sempat mem-fatwa bahwa Hari Valentine adalah haram hukumnya. Dikutip dari tribunnews.com Pontianak:
"Berdasarkan hasil rapat koordinasi MUI se-Kalimantan di Pontianak pada pertengahan Desember lalu memutuskan menerbitkan fatwa haram terhadap Valentine Day yang dirayakan setiap 14 Februari. Semua yang hadir, mengadakan dan mengikuti Valentine Day hukumnya haram. Dengan fatwa ini MUI mengingatkan menjelang bulan Februari 2012 agar tak merayakan, mengikuti tradisi Hari Kasih Sayang tersebut," kata Hamri
Fatwa haram dari MUI bukannya tidak beralasan, salah satu alasannya adalah Valentine's Day atau Hari Valentine yang ada saat ini dikalangan remaja mulai menunjukkan kecenderungan pada kegiatan negatif dan maksiat yang mengarah kepada perbuatan dosa.

Banyak dikalangan remaja yang salah persepsi terhadap Hari Kasih Sayang yang jatuh pada tanggal 14 Februari tersebut. MUI menambahkan bahwa makna perayaan hari kasih sayang tak hanya bisa dilakukan pada 14 Februari saja, melainkan dapat dilakukan setiap saat guna menjalin silaturahmi. (tribunnews.com)

Catatan lain yang saya temukan mengenai makna Hari Valentine dalam pandangan Islam disebuah artikel  menyatakan bahwa:

Islam tidak mengenal Hari Valentine. Kasih sayang dalam Islam bersifat universal yang dikenal dengan silaturahim yang tidak dibatasi waktu dan tempat serta tidak dibatasi oleh objek dan motif. Bahkan Rasulullah saw bersabda: “Tidak beriman salah seorang di antara kamu sehingga ia cinta kepada saudaranya seperti cintanya kepada diri sendiri” (H.R. Bukhari). Islam melarang keras saling membenci dan bermusuhan, namun sangat menjunjung tinggi arti kasih sayang terhadap umat manusia.

Rasulullah saw. bersabda : “Janganlah kamu saling membenci, berdengki-dengkian, dan jadilah kamu sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara. Kasih sayang dalam Islam diwujudkan dalam bentuk yang nyata seperti menjenguk yang sakit, meringankan beban tetangga yang sedang ditimpa musibah, mendamaikan orang yang berselisih, mengajak kepada kebenaran dan mencegah perbuatan munkar.

Sebagian besar pemuka agama dan ulama Islam berpendapat bahwa Hari Valentine sebenarnya bersumber dari paganisme (penyembahan berhala) orang musyrik. Bahkan di Malaysia dan di Arab Saudi, perayaan Valentine diharamkan untuk diperingati karena dianggap sebagai perayaan yang penuh kekufuran. (sumber: fajar.co.id/)

Namun terlepas dari itu semua, adalah hak anda untuk ikut merayakannya atau tidak. Pro-kontra boleh saja terjadi, meskipun begitu tetap saja banyak orang yang berpendapat bahwa Hari Valentine adalah sah-sah saja selama tidak dalam koridor yang negatif. Lalu bagaimana dengan pendapat saya? Biarlah hanya saya yang tau Setuju atau tidak setuju, silakan anda menyikapinya sendiri menurut pemahaman dan kepercayaan anda masing-masing.


diambil dari beberapa sumber di internet untuk terbaru5.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...