Kamis, 09 Februari 2012

Benarkah Indonesia adalah benua Atlantis yang hilang?

Benarkah Indonesia adalah benua Atlantis yang hilang?. Pertanyaan yang masih menjadi misteri hingga kini yang belum juga terpecahkan. Namun, Stephen Oppenheimer yang juga merupakan seorang ahli genetika dan struktur DNA manusia dari Oxford University, Inggris, mengungkapkan sebuah teori kemungkinan bahwa Indonesia dan kawasan Asia Tenggara bisa jadi merupakan benua yang hilang tersebut. 

Kendati tidak bisa memastikan seratus persen, kemungkinan itu ada. Hal ini diungkapkan Oppenheimer usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kantor presiden, Jakarta. Menurutnya, Asia Tenggara adalah pusat peradaban di masa lalu.

"Saya belum melihat piramida di Garut, saya tidak mengomentarinya. Saya belum melihatnya. Tapi mungkin bahwa Indonesia adalah atlantis yang hilang, tapi saya tidak punya bukti yang kuat untuk itu," ujar Oppenheimer.

Selama ini, sejarah mencatat bahwa induk peradaban manusia modern berasal dari Mesir, Mediterania, dan Mesopotamia. Namun, Oppenheimer punya tesis tersendiri yang ditulis dalam bukunya Eden in The East. Hasil penelitiannya, nenek moyang dari manusia modern berasal dari tanah Melayu yang sering disebut dengan Sundaland atau Indonesia.

"Poin saya adalah, tanpa pertanian, domestikasi dan tanaman tumbuh dan peternakan, Anda tidak akan memberi makan banyak orang. Kota ini bergantung pada petani, Indonesia memiliki banyak petani. Anda perlu banyak petani untuk memberi makan orang-orang di kota untuk membangun monumen besar, dasar peradaban di ladang, peternakan. Buku saya benar-benar adalah tentang bukti awal domestikasi atau akar peradaban ketimbang monumen," paparnya.

Oppenheimer melanjutkan, di masa lalu Asia Tenggara merupakan sebuah benua yang tidak tercerai berai seperti saat ini. Namun karena beberapa faktor alam seperti gempa tektonik, pergerakan kerak bumi dan sebagainya mengakibatkan benua tersebut kini telah mengalami pemecahan.

"Jika Anda membuka Atlas, Anda akan melihat laut dangkal. Jika Anda melihat Laut China Selatan, Laut Jawa, itu lahan kering yang menghubungkan Kalimantan, Jawa, Bali, Sumatera, semenanjung Malay sekaligus dalam satu benua," jelasnya.

Bagaimana menurut anda? Apakah benar Indonesia adalah Benua Atlantis yang hilang dan ada hubungannya dengan gunung yang di klaim sebagai piramida di daerah Garut ataukah hanya sebuah ke konyol-an sains belaka?.


referensi: indonesiarayanews.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...