Wednesday, July 13, 2011

80% bikers Jakarta melakukan pelanggaran!


Dokumentasi Okezone

Dalam tiga hari ini Polda Metro Jaya kerap menyelenggarakan Operasi Patuh Jaya. Dan salah satu target terbesarnya adalah kendaraan roda dua. Disamping karena jumlah kendaraan roda dua ini yang paling banyak dari segi kuantitas, bikers juga kerapkali melakukan sejumlah pelanggaran-pelanggaran.

"Dari hasil evaluasi hampir 80 persen pelanggaran didominasi roda dua pelanggaran yang dominan menyerobot lampu merah, melanggar marka jalan, tidak menggunakan kelengkapan berkendaraan atau tidak menggunakan helm," terang Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Tomex Kurniawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/7/2011).

Roda dua mendominasi pelanggaran lalu lintas karena kebanyakan mengejar waktu sehingga peraturan lalu lintas tidak lagi diabaikan.

"Berhenti mampaui garis batas kendaraan, banyak juga motor yang melawan arus dan tidak mematuhi kanalisasi lajur kendaraan yang telah kita terapkan," terangnya.

Hari pertama dilakukan Operasi Patuh Jaya polisi menemukan ada sekira 4.282 pelanggaran, hari kedua 5.719 pelanggaran, hari ke tiga ada 6.451 pelanggaran. Kecelakaan lalu lintas pada hari pertama menimbulkan satu orang meninggal dunia dan delapan orang mengalami luka ringan. Hari kedua sekira sembilan orang luka berat dan 16 orang luka ringan, untuk hari ketiga polisi masih melakukan rekapitulasi.

Lokasi yang paling banyak ditemukan pelanggaran yakni Kalimalang, Lebak Bulus, Depok dan Tomang. "Kalau kita kaji dan evaluasi korelasinya penegakkan hukum yang dilakukan polisi tentunya berimplikasi terhadap penurunan lakalantas," terangnya.

Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Jaya menurunkan sekira 4.092 personil. Titik yang yang dipantau cukup banyak. Di Jakarta terdapat 134 titik rawan pelanggaran, 97 titik rawan kemacetan dan 85 titik rawan kecelakaan. Titik-titik rawan kemacetan diantaranya beberapa akses masuk ke Jakarta seperti Daan Mogot, Tomang, Kalimalang dan Lebak Bulus.

"Dengan Patuh Jaya diharapkan masyarakat semakin sadar dan disiplin tidak terbentuk karena operasi tapi karena budaya kita sebagai pengguna jalan yang menggunakan fasilitas jalan," harapnya.


|| untung saya biker yang patuh rambu-rambu lalin walau pajak dan sim saya udah almarhum || ☺

okezone

No comments:

Post a Comment