Sunday, July 10, 2011

Mondar-mandir ke toilet? Bisa jadi kanker prostat!


Kanker prostat stadium dini memang tidak menunjukkan gejala. Setelah kanker berkembang baru muncul gejala walaupun tidak begitu khas.
"Gejala yang muncul menyerupai gejala Benigh Prostatic Hyperplasia (BPH) yakni pembesaran prostat jinak yang dijumpai di usia lanjut usia," ungkap Dr dr Aru Wisaksono Sudoyo Sp PD, KHOM, FACP dalam talkshow Kenali dan Waspadai Kanker Prostat di Jakarta, Sabtu (9/7/2011).
Dikatakan, gejala tersebut timbul karena kanker menyebabkan penyumbatan parsial pada aliran air kemih melalui uretra.
"Kanker prostat bisa menyebabkan air kemih berwarna merah karena mengandung darah atau menyebabkan terjadinya terjadinya penahanan air kemih mendadak," ucapnya.
Berikut ini gejala yang sering ditemui pada penderita kanker prostat :
- Sering ingin buang air kecil, terutama pada malam hari.
- Kesulitan untuk mulai buang air kecil atau menahan air seni.
- Aliran air seni lemah atau terganggu
- Perasaan nyeri atau terbakat saat buang air kecil.
- Adanya darah pada air seni atau air mani.
- Gangguan seksual la seperti sulit ereksi atau nyeri saat ejakulasi.
- Sering nyeri atau kaku pada punggung bawah, pinggul dan paha atas.

yahoo

Melihat kemegahan Jiaozhou Bay Bridge, jembatan terpanjang di dunia!

Stairway to heaven atau jalan menuju surga, mungkin kalimat yang cocok untuk menggambarkan keadaan jembatan super panjang ini. Jembatan ini begitu megahnya membelah dua daerah yang jaraknya berjauhan.

Adalah Jiaozhou Bay Bridge di Qingdao, yang terletak di China timur Provinsi Shandong. Pembangunan jembatan terpanjang di dunia ini akhirnya terealisasikan. Jembatan lintas laut dengan panjang mencapai 42 kilometer (26 mil) ini menghubungkan  China bagian Timur kota pelabuhan Qingdao ke sebuah pulau lepas pantai, Huangdao. Lihat saja betapa indahnya bangunan raksasa ini!.













forum.kompas

Bung Karno: "Persetan Dengan PBB ! Inggris kita linggis! Amerika kita setrika!"



Suatu hal yang lumrah apabila kita melihat seseorang berkorban demi apa yang dicintainya, demikian juga Bung Karno. Demi Indonesia Bung Karno mengabaikan penyakit yang menggerogoti dirinya. Bung Karno selalu tampil prima dihadapan publik, walau pada hakekatnya dia dalam keadaan lemah. Hal tersebut dilakukan demi menjaga rasa percaya diri seluruh rakyat Indonesia.

Berulang-kali dokter pribadinya memberi nasihat kepada Bung Karno. Ini terkait dengan sakit ginjalnya, yakin makin para di akhir tahun 60-an. “Kalau Bapak bisa tenang sedikit, dan tidak berteriak-teriak, niscaya Bapak tidak akan mendapat ulcers.” Yang dimaksud dokter adalah peradangan pada lambung akibat sakit ginjalnya itu. Baru saja dokter berhenti memberikan nasihatnya, Bung Karno meradang dan berteriak, “Bagaimana aku bisa tenang kalau setiap lima menit menerima kabar buruk?”

Berteriak adalah “hobi” Sukarno. Ia berteriak untuk memberi semangat rakyatnya. Ia berteriak juga untuk mengganyang musuh-musuh negara. Jika konteksnya adalah membakar semangat rakyat, maka Bung Karno adalah seorang orator ulung. Bahkan paling unggul pada zamannya. Sebaliknya, jika ia berteriak karena terinjak dan teraniaya harga dirinya sebagai presiden dan kepala negara, maka Sukarno adalah presiden paling berani yang pernah hidup di atas bumi ini.

“Inggris kita linggis! Amerika kita setrika!”, atau “Go to hell with your aid” yang ditujukan kepada Amerika.

“Malaysia kita ganyang. Hajar cecunguk Malayan itu! Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu”, yang ini saat Indonesia berkonfrontasi dengan di negara boneka bernama Malaysia.

Bukan hanya itu. Organisasi dunia yang bernama Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pun pernah dilawan. Tanggal 20 Januari 1965, Bung Karno menarik Indonesia dari keanggotaan PBB. Ini karena ketidak-becusan PBB dalam menangani persoalan anggota-anggotanya, termasuk dalam kaitan konflik Indonesia – Malaysia. Ada enam alasan yang tak bisa dibantah siapa pun, termasuk Sekjen PBB sendiri, yang menjadi dasar Indonesia menarik diri dari keanggotaan PBB.


Pertama, soal kedudukan PBB di Amerika Serikat. Bung Karno mengkritik, dalam suasana perang dingin Amerika Serikat dan Uni Sovyet lengkap dengan perang urat syaraf yang terjadi, maka tidak sepatutnya markas PBB justru berada di salah satu negara pelaku perang dingin tersebut. Bung Karno mengusulkan agar PBB bermarkas di Jenewa, atau di Asia, Afrika, atau daerah netral lain di luar blok Amerika dan Sovyet.

Kedua, PBB yang lahir pasca perang dunia kedua, dimaksudkan untuk bisa menyelesaikan pertikaian antarnegara secara cepat dan menentukan. Akan tetapi yang terjadi justru PBB selalu tegang dan lamban dalam menyikapi konflik antar negara. Indonesia mengalami dua kali, yakni saat pembebasan Irian Barat, dan Malaysia. Dalam kedua perkara itu, PBB tidak membawa penyelesaian, kecuali hanya menjadi medan perdebatan.

Selain itu, pasca perang dunia II, banyak negara baru, yang baru saja terbebas dari penderitaan penjajahan, tetapi faktanya dalam piagam-piagam yang dilahirkan maupun dalam preambule-nya, tidak pernah menyebut perkataan kolonialisme. Singkatnya, PBB tidak menempatkan negara-negara yang baru merdeka secara proporsional.

Ketiga, Organisasi dan keanggotaan Dewan Keamanan mencerminkan peta ekonomi, militer dan kekuatan tahun 1945, tidak mencerminkan bangkitnya negara-negara sosialis serta munculnya perkembangan cepat kemerdekaan negara-negara di Asia dan Afrika. Mereka tidak diakomodir karena hak veto hanya milik Amerika, Inggris, Rusia, Perancis, dan Taiwan. Kondisi yang tidak aktual lagi, tetapi tidak ada satu orang pun yang berusaha bergerak mengubahnya.

Keempat, soal sekretariat yang selalu dipegang kepala staf berkebangsaan Amerika. Tidak heran jika hasil kebijakannya banyak mengakomodasi kepentingan Barat, setidaknya menggunakan sistem Barat. Bung Karno tidak dapat menunjung tinggi sistem itu dengan dasar, “Imperialisme dan kolonialisme adalah anak kandung dari sistem Negara Barat. Seperti halnya mayoritas anggota PBB, aku benci imperialisme dan aku jijik pada kolonialisme.”

Kelima, Bung Karno menganggap PBB keblinger dengan menolak perwakilan Cina, sementara di Dewan Keamanan duduk Taiwan yang tidak diakui oleh Indonesia. Di mata Bung Karno, “Dengan mengesampingkan bangsa yang besar, bangsa yang agung dan kuat dalam arti jumlah penduduk, kebudayaan, kemampuan, peninggalan kebudayaan kuno, suatu bangsa yang penuh kekuatan dan daya-ekonomi, dengan mengesampingkan bangsa itu, maka PBB sangat melemahkan kekuatan dan kemampuannya untuk berunding justru karena ia menolak keanggotaan bangsa yang terbesar di dunia.”

Keenam, tidak adanya pembagian yang adil di antara personal PBB dalam lembaga-lembaganya. Bekas ketua UNICEF adalah seorang Amerika. Ketua Dana Khusus adalah Amerika. Badan Bantuan Teknik PBB diketuai orang Inggris. Bahkan dalam persengketaan Asia seperti halnya pembentukan Malaysia, maka plebisit yang gagal yang diselenggarakan PBB, diketuai orang Amerika bernama Michelmore.

Bagi sebagian kepala negara, sikap keluar dari PBB dianggap sikap nekad. Bung Karno tidak hanya kelua dari PBB. Lebih dari itu, ia membentuk Konferensi Kekuatan Baru (Conference of New Emerging Forces/ Conefo) sebagai alternatif persatuan bangsa-bangsa selain PBB. Konferensi ini sedianya digelar akhir tahun 1966. Langkah tegas dan berani Sukarno langsung mendapat dukungan banyak negara, khususnya di Asia, Afrika, dan Amerika Selatan. Bahkan sebagian Eropa juga mendukung.

Sebagai tandingan Olimpiade, Bung Karno bahkan menyelenggarakan Ganefo (Games of the New Emerging Forces) yang diselenggarakan di Senayan, Jakarta pada 10 – 22 November 1963. Pesta olahraga ini diikuti oleh 2.250 atlet dari 48 negara di Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika Selatan, serta diliput sekitar 500 wartawan asing.:

Bung Karno dengan Conefo dan Ganefo, sudah menunjukkan kepada dunia, bahwa organisasi bangsa-bangsa tidak mesti harus satu, dan hanya PBB.

Bung Karno sudah mengeluarkan terobosan itu. Sayang, konspirasi internasional (Barat) yang didukung segelintir pengkhianat dalam negeri (seperti Angkatan ’66, sejumlah perwira TNI-AD, serta segelintir cendekiawan pro Barat, dan beberapa orang keblinger), berhasil merekayasa tumbangnya Bung Karno.

Wallahu a’lam.

sumber

Jalan-jalan raya Singapura dapat difungsikan sebagai landasan darurat!


Setiap negara pastinya memiliki keunikan masing-masing. Salah satunya adalah negara Singapura. Apa yang menjadikan negara ini unik?. Salah satu keunikannya adalah terletak pada jalan-jalan rayanya, sebab apabila anda pergi ke Singapura, anda tak akan mendapati jalan-jalan raya dinegara tersebut dengan pembatas.

Mengapa demikian?
Ternyata jalan-jalan tersebut dibuat tanpa pembatas karena sebuah alasan, yaitu dapat difungsikan sebagai landasan darurat bagi pesawat-pesawat yang mengalami masalah teknis dan tak dapat mencapai bandara untuk melakukan pendaratan.


Secara teknis, cara kerja dari landasan darurat ini sebenarnya mudah saja. Saat pesawat terbang mengalami masalah, pesawat tersebut cukup berkoordinasi dengan dinas terkait yang mengatur jalanan, kemudian jalanan itu pun ditutup dan pesawat yang bermasalah pun dapat mendarat pada lajur jalan yang sudah di tentukan.


vivanews

Akan datang zaman es setelah global warming!


Sudahkah Anda menyiapkan diri jika zaman es tiba-tiba menyergap anda? Sejarah menunjukkan saat global warming mencapai puncaknya, hanya dalam 72 jam bumi secara tiba-tiba menjadi dingin dan tertutup es, persis seperti digambarkan film The Day After Tomorrow.

Hukum utama dari ilmu kebumian adalah “Masa sekarang adalah kunci ke masa lalu dan masa lalu adalah kunci ke masa depan”. Hal ini dimaksudkan bahwa apa yang dialami pada masa sekarang, merupakan hasil dari proses di masa lalu.

Dan jika kita mengetahui proses apa saja yang terjadi di masa lalu yang membentuk masa kini, maka kita akan mempunyai sejumlah model berbagai proses di masa lalu yang akan membantu manusia untuk membuka kunci apa yang akan terjadi di masa depan.

Jika kita berusaha untuk menyusun, menghubungkan, dan meringkas berbagai data ilmiah, geologi, dan informasi kuno yang berkaitan dengan peristiwa masa lalu dan potensi kejadian lebih lanjut di masa depan, maka akan diperoleh gambaran yang tidak terlalu menyenangkan.

Data inti es Antartika menunjukkan bahwa zaman es terjadi kira-kira setiap 100.000 tahun dan datangnya tepat seperti jarum jam. Setiap kali akan memasuki zaman es, selalu di tandai dengan global warming, yang ketika mencapai puncak secara drastis akan membawa bumi memasuki zaman es.

Zaman es yang terakhir dimulai kurang lebih 105.000 tahun yang lalu, dengan lama sekitar 85.000 tahun. Sejak 20.000 tahun yang lalu, bumi mulai memanas dan es mulai mencair. Sisa dari zaman es masih dapat dilihat di berbagai belahan bumi, terutama di Artik dan Antartika.

Pencairan es ini disebabkan karena bumi mulai memanas secara gradual dan sejak 5 tahun terakhir begitu banyak es yang mencair. Baru-baru ini sebongkah gunung es sebesar negara Luxemburg di Antartica runtuh dan mencair.

Bukan hanya itu saja, sejak 120 tahun yang lalu, permukaan air laut juga meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa pemanaan global memang betul telah terjadi.

Namun hal yang sering diabaikan adalah kenyataan di masa lalu, di mana setiap terjadi global warming selalu diikuti dengan kembalinya zaman es. Oleh karena itu tidaklah berlebihan jika global warming yang kita alami sekarang adalah tanda dari berakhirnya zaman inter-glacial dan kita harus bersiap-siap masuk kembali ke zaman es.

Ironisnya, dunia saat ini meributkan apa yang akan terjadi dengan global warming dan berbagai protokol serta aturan dikeluarkan untuk mengantisipasi jika bumi semakin panas. Hal yang dilupakan, adalah sejarah di masa lalu selalu menunjukkan bahwa puncak dari global warming akan diikuti dengan kembalinya zaman es.

Sudahkah Anda menyiapkan diri jika zaman es tiba-tiba datang seperti pencuri di malam hari? Mengapa demikian. Sejarah menunjukkan bahwa ketika global warming mencapai puncaknya secara tiba-tiba dalam kurun waktu hanya 72 jam, bumi mendadak menjadi dingin dan es menutupi permukaan bumi, persis seperti yang digambarkan dalam film The Day After Tomorrow.

Beberapa indikasi ke arah itu sudah nampak dalam kurun waktu 3 bulan terakhir. Laut di China Selatan tiba-tiba membuat banyak kapal laut tidak berdaya karena tertutup es. Kota Perth mendadak lumpuh karena hanya dalam waktu 11 jam turun hujan es yang menghancurkan 150.000 rumah dan membuat rumah sakit di sana penuh dengan korban.

Presiden Obama pun mengatakan bahwa yang terjadi bukan armagedon tetapi snowmagedon, ketika AS mengalami badai salju yang luar biasa besar dan dingin, sehingga membatalkan perjalanannya ke luar negeri.

Jika dihubungkan dengan “tidurnya” sunspot, tidak berlebihan jika dalam 2 tahun ini kita akan melihat musim panas di Eropa dan Amerika akan menjadi lebih dingin dibanding tahun-tahun sebelumnya. Snowmagedon kelihatannya sedang bersembunyi untuk menyergap mangsanya yang sedang tidur. Bersiaplah.


"Efisien"nya sarana India!

Foto-foto ini saya dapatkan dari salah satu forum di vivanews. Foto-foto ini cukup menarik perhatian saya dan membuat saya sedikit membayangkan betapa praktis dan "efisien"-nya sarana dan kehidupan di India. Bukan bermaksud untuk melecehkan, tapi hanya sekedar berbagi informasi saja. Ada beberapa hal lucu yang mungkin anda temukan dari foto-foto ini. Penasaran?☺.


Efisiennya transportasi di India. Satu bajaj bisa untuk 10 orang, bahkan lebih ☺


Efisiennya instalasi listrik disana. Satu tiang listrik bisa untuk ratusan kabel.


Transportasi bukan cuma untuk manusia, bahkan hewan langka pun bisa dibawa hilir mudik dengan menggunakan truk-truk yang ukurannya hampir sama dengan muatannya ☺.


Instalasi kabel yang lebih ekstrim lagi daripada gambar yang diatas. Tiang listrik ini mungkin memuat lebih dari 1000 helai kabel. Wah, efisien sekali kan?? ☺


Kalau ini apa ya? Tebak sendiri aja deh. Yang pasti, karena terlalu efisien akhirnya malah menyalahi aturan-aturan transportasi yang berlaku.

3 tahun berumah tangga, tidak tahu cara melakukan hubungan seks!


Pengetahuan akan seks sejak dini adalah hal yang penting. Edukasi mengenai seks yang baik dan benar tentunya juga akan membawa efek yang positif bagi kehidupan seseorang.

Namun, meskipun begitu gencarnya pendidikan mengenai seks, ternyata masih ada saja sebagian orang yang sama sekali "buta" akan hal ini. Seperti yang terjadi terhadap salah satu pasangan suami istri di China.

Kejadian lucu sekaligus aneh ini menimpa sepasang suami-istri yang tengah berada di usia 30-an asal Hubei, China. Sang suami mengira si perempuan akan hamil karena hanya tidur dalam satu tempat tidur. Demikian dilansir Sin Chew Daily, Rabu (6/72011).

Hal yang mengejutkan ini begitu diluar dugaan, pasalnya pasangan ini memiliki pendidikan yang tinggi. Sebelum menikah, mereka takut bergandengan tangan dan berciuman karena khawatir si perempuan bakal hamil. Pasangan ini kemudian bertemu dengan dokter karena sang istri, yang memegang gelar master, tidak juga hamil.

Sang dokter yang mendengar cerita dari pasangan suami-istri ini pun bukan main terkejutnya. Bagaimana bisa hamil apabila hanya melakukan bergandengan tangan!.

Pasangan ini padalah telah menikah selama tiga tahun. Sang suami yang memegang gelar doktor mengaku jika mereka terlalu fokus ke pendidikan mereka. Akan tetapi, mungkinkah terlalu fokus akan pendidikan justru membuat mereka benar-benar tidak mengetahui sama sekali perihal sistem reproduksi?.

Aneh sekali bukan?


tribunnews